Inoviacare

imunoterapi

Imunoterapi

Sel imun umumnya dikenal sebagai sel darah putih, yakni sel yang khusus bertanggung jawab dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan memainkan peran penting dalam melindungi tubuh dari infeksi, penyakit, dan gangguan eksternal lainnya.

Meliputi limfosit, berbagai fagosit dan lain-lain, juga secara khusus mengacu pada limfosit yang dapat mengenali antigen dan menghasilkan respon imun spesifik.

Penelitian telah menemukan bahwa lebih dari 90% penyakit manusia berhubungan dengan fungsi sistem kekebalan tubuh yang tidak normal. Sistem kekebalan tubuh yang tidak seimbang tidak hanya mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan virus dan bakteri serta meningkatkan risiko penyakit, namun juga dapat menyebabkan alergi dan meningkatkan risiko kanker.

Fungsi sel imun :

  1. Pertahanan: membantu tubuh menghilangkan bakteri asing, virus, dll, dan terhindar dari penyakit;
  2. Homeostasis: menghilangkan sel-sel penuaan, sel-sel mati dan rusak, menjaga pemurnian dan pembaharuan dalam tubuh, serta menjaga keseimbangan fisiologis;
  3. Perbaikan: memperbaiki organ dan jaringan yang rusak untuk mengembalikan fungsi fisiologis aslinya dan mengembalikan keremajaan tubuh;
  4. Pengawasan: mengidentifikasi dan menghilangkan sel-sel bermutasi yang diproduksi di dalam tubuh secara tepat waktu untuk mencegah terjadinya tumor.

Lingkup penerapan Imunoterapi

  1. Anti penuaan: Penuaan merupakan manifestasi langsung dari melambatnya fungsi tubuh manusia dan juga merupakan proses alami, sel imun dapat menunda proses penuaan;
  2. Meningkatkan kekebalan: Eksperimen telah membuktikan bahwa pemasukan sel imun secara teratur dapat meningkatkan kekebalan manusia secara signifikan, menjauhi kondisi sub-health, dan mencegah terjadinya kanker dan penyakit lainnya;
  3. Menjauhi 3H (Hypertension, High blood cholesterol, High blood sugar): Kolesterol, hipertensi, gula darah tinggi berkaitan erat dengan gangguan fungsi kekebalan tubuh. Penerapan sel imun secara teratur dapat memperkuat kekebalan, mengaktifkan kemampuan tubuh dalam penyembuhan diri, dan menjaga fisik tubuh tetap ringan;
  4. Intervensi lebih awal: Pemasukan kembali sel imun dapat meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi antitumor, mengintervensi perkembangan sel tumor lebih awal, dan mengurangi kemungkinan kambuhnya tumor;